Stop Bermain Facebook! Coba Sosial Media Antimainstream Berikut Ini

Stop Bermain Facebook! Coba Sosial Media Antimainstream Berikut Ini

Stop Bermain Facebook! Coba Sosial Media Antimainstream Berikut Ini

Siapa yang tidak pernah bermain facebook? Saya dan anda pasti punya masing masing satu atau lebih akun media sosial terbesar di dunia ini. Sang pendiri Mark Zuckenburg juga sudah menjadi seorang milyarder berkat media sosial ciptaannya tersebut.  Karena lebih dari satu miliar orang saat ini telah memiliki akun Facebook, namun jaringan raksasa seperti itu benar-benar bisa membuat anda menderita.

Alih-alih berhenti dari media sosial sepenuhnya, melihat teman teman dengan kesuksesan mereka membuat anda semakin memikirkannya. Seringkali kita merasa tertekan, cemburu dan iri melihat teman teman di facebook dalam satu postingan.

Akan tetapi pernah kah kita sejenak terpikir, untuk berhenti membuka facebook (untuk sementara waktu) dan beralih ke media sosial lain yang ternyata lebih antimainstream (berbeda) dari biasanya? Penasaran seperti apa sosial media yang kami maksud? Yuk intip dibawah ini.

Media Sosial Tetangga, NextDoor

Bagaimana jika media sosial yang kamu pakai secara online bisa membawamu lebih dekat dengan tetangga yang sesungguhnya? Ini adalah media sosial bernama Nextdoor, yang sekarang aktif dipakai sekitar 169.000 anggota keluarga di Amerika demi menghubungkan kamu dengan orang-orang yang tinggal di dekat rumahmu. Media sosial ini mungkin tidak akan berkembang menjadi pertemanan nyata, namun tetap berguna jika kamu ingin membeli atau menjual furnitur bekas, mengadakan pesta jalanan, atau mengurus masalah lokal seperti selokan yang membutuhkan kerjasama satu perumahan.

Baca juga : Kosngosan Situs Pendidikan

Hampir sama dengan media sosial lainnya, untuk mulai menggunakan media sosial ini, mulailah mengisi profilmu, sama seperti kamu menggunakan Facebook atau Instagram pada umumnya. Kemudian mulailah mencari teman, walaupun kamu hanya bisa menambahkan teman berdasarkan lokasi geografis. Dan jika tidak ada orang lain di daerah tempat tinggalmu yang menggunakan media sosial ini, kamu bisa membuat komunitas baru dan mengundang tetanggamu.

Setelah memiliki teman, pos mereka akan mengisi beranda NextDoor-mu. Namun berbeda dengan media sosial seperti Facebook yang lebih banyak mengandung konten yang tidak relevan dengan keaadaan sekitarmu,  kamu akan melihat postingan yang relevan dengan masyarakat setempat. Seperti mencari pengasuh bayi dalam waktu singkat, mengetahui kejahatan yang terjadi di sekitar lingkungan kita, atau pengumuman hal penting terkait kegiatan sosial di lingkungan. Semua bisa diposting di NextDoor.

Media Sosial Untuk Pecinta Kucing dan Anjing

Media sosial ini bernama Catster dan Dogster yang fokus untuk menjalin pertemanan antar sesama pecinta hewan peliharaan favorit ini. Kamu bisa mengajukan pertanyaan dan saran mengenai masalah kesehatan serta pelatihan anjing dan kucing peliharaanmu.

Ketika kamu membuat poto profil, libatkan juga foto peliharaan mu. Kamu bisa memasukkan berbagi informasi seputar pemilik kucing dan anjing serta membuat grups yang bisa menampung pemikiran kalian. Pamerkan penampilan lucu hewan menggemaskan ini. Carilah beberapa komunitas yang aktif di dekat tempat tinggalmu. Di situ kamu bisa mengobrol dengan pemilik kucing dan anjing lainnya, bertukar tips dan cerita mengenai hampir semua topik yang berhubungan dengan hewan.

Tidak hanya itu saja, situs ini juga menyediakan informasi dan saran mengenai hewan langsung dari ahlinya. Kamu bisa mempelajari mengenai jenis jenis keturunan hewan peliharaan yang berbeda, membaca tips sederhana serta menonton video seputar hewan.

Netropolitan

Bisa dibilang media sosial ini adalah media sosial khusus untuk orang yang memiliki bisnis usaha sukses karena biaya pendaftaran nya saja sudah selangit. Berbeda dengan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram atau Google Plus yang tidak mengenakan biaya pendaftaran sama sekali alis gratis, Netropolitan mengharuskan anggota barunya untuk mengeluarkan uang 100 juta untuk member.

Syarat lainnya adalah bahwa kamu sudah cukup umur minimal 21 tahun dan bersedia untuk tidak membocorkan identitas sesama anggota, termasuk larangan mengambil screenshot untuk kepentingna pribadi.

Diciptakan oleh seorang komposer New York bernama James Touchi-Peters. Disertai fitur seperti ikon notifikasi, pesan, aktivitas, dan keterangan lokasi. Sebenarnya tampilannya hampir mirip dengan media sosial Google plus, hanya saja sedikit disederhanakan. Nah bila kamu adalah seorang yang suka menghambur-hamburkan uang untuk menjadi anggota media sosial ini, kamu bisa mencobanya.

Demikian pembahasan mengenai alternatif media sosial selain facebook yang bisa anda coba. Karena ini adalah media sosial yang tidak biasa, maka tujuan penggunaannya juga tidak biasa dan terbilang khusus. Terakhir jangan lupa berkomentar ya.
Buka Komentar